Zaman Hindia Belanda
Istilah "Pekerjaan Umum" berasal dari "Openbare Werken" (sebutan zaman Hindia Belanda) atau "Waterstaat swerken". Organisasi di pusat pemerintahan adalah Departement Van Verkeer En Waterstaat.
Perjalanan sejarah Pekerjaan Umum di Indonesia
Sejarah PUPR dimulai dari Departemen Pekerjaan Umum yang didirikan tahun 1946, dengan istilah "Pekerjaan Umum" berasal dari "Openbare Werken" zaman Belanda. Tonggak sejarah penting adalah Hari Bakti PUPR pada 3 Desember, untuk mengenang pertempuran heroik mempertahankan Gedung Sate di Bandung pada 1945 melawan pasukan Sekutu dan NICA, di mana tujuh pemuda PU gugur. Berbagai perubahan organisasi dan nama terjadi seiring waktu, dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) merupakan bentuk terkini untuk mengelola infrastruktur dan perumahan.
Istilah "Pekerjaan Umum" berasal dari "Openbare Werken" (sebutan zaman Hindia Belanda) atau "Waterstaat swerken". Organisasi di pusat pemerintahan adalah Departement Van Verkeer En Waterstaat.
Kantor pusat di Bandung dinamakan "Kotubu Bunsitsu", dan istilah "Pekerjaan omemoem" (P.O) atau "Oerosean Pekerdjaan Oemoem" (O.P.O) mulai digunakan.